Kembalinya Sang Penggali Makam Seksi

Gamer mana tidak kenal tokoh ikonik game puzzle petualangan Lara croft di seri Tomb Raider? Sejak kemunculannya 12 thn dulu — th 1996 tepatnya — sang pengelana elegan ini benar-benar senantiasa ditunggu.

Yaitu Crystal Dynamic yg kembali menciptakan IP yg waktu ini dirilis oleh Square Enix jadi lebih greget & bernyawa terhadap reboot-nya thn 2012 dulu, bukan sekadar grafik, tapi hal survival yg diterapkan kepada game Tomb Raider menciptakan gamer menjadi tertantang buat menyelesaikan adventure secara tidak sekedar tamat. Namun sampai mengoleksi semua artefak & tantangan yang lain sampai komplet.

Terhadap bln Nopember 2015, Rise of Tomb Raider sbg sekuel yg dinanti resmi dirilis, walaupun saat itu cuma ekslusif kepada Xbox one. Nah, cocok 28 Januari 2016, Square Enix hasilnya melepas game ini buat gamer Komputer, berminat buat meminangnya?

Berlainan terhadap narasi diawal mulanya di mana Lara tercebur situasi hidup & mati, sekarang sang petualang kece tersebut telah mempunyai misi & maksud. Yakni kematian ayahnya yg motivasi utk menambahkan pencarian Devine Souce — satu buah artefak legenda — yg diklaim mampu memberikan kehidupan abadi & pernah menciptakan ayahnya stres sebab terobsesi menemukan benda tersebut.

Tetapi, dalam perjalanannya mencari artefak itu, Lara tidak sendiri. Merupakan Trinity, satu buah organisasi yg telah ada sejak beberapa ratus thn pun mengincar artefak & pastinya berhasrat utk menggunakannya buat keperluan jahat.

Alur narasi yg linier tetapi intens, pace yg lambat tapi eksplosif & emosional dipadu dgn eksplorasi lingkungan seputar & puzzle yg memutar otak di tiap-tiap makam yg ditemui ketika menyelesaikan main-main mission, menciptakan cerita narasi pun cut scene yg disuguhkan di sekuel game bersama genre Third person kali ini makin komplit & seru.

Sekadar mengingatkan, Lara kali ini ialah karakter version reboot. maka itu sekuelnya berlatar belakang awal mula Lara yg sejak mulai berkomitmen utk jadi petualang dalam usahanya jadi penggali makam & menemukan artefak-artefak kuno dari mitologi pula legenda dari bermacam macam belahan dunia yang merupakan Tomb Raider.

Terhadap game ini, kita bakal disuguhi bermacam area adventure yg berbeda-beda mulai sejak dari dinginnya Siberia sampai Suriah yg eksotis. Di Bandingkan dgn pendahulunya yg berkutat di satu pulau saja, Rise of Tomb Raider dapat memanjakan mata gamer dgn pemandangan pun ruangan yg lumayan spektakuler & siap berlama-lama utk dijelajahi.

Sementara itu, di bidang gameplay sekian banyak tambahan disematkan oleh Crystal Dynamics menciptakan kesan survival terasa demikian kental. Seandainya diawal mulanya cuma ada sekian banyak binatang yg mampu diburu oleh Lara, sekarang ini sang developer menyambung binatang buas yang lain seperti beruang, harimau bahkan seekor cheetah.

Tiap-tiap level yg dilalui dipresentasikan dengan cara natural. Perihal ini memang lah telah jadi ciri khas Tomb Raider yg bertujuan biar gamer bereksplorasi buat menemukan item-item yg dibutuhkan Lara buat meng-upgrade senjata, menciptakan kostum/baju dari kulit binatang sampai menciptakan amunisi seperti bom asap, panah api sampai bom molotov dari botol & bahan bakar.

Jalinan bersama environment kurang lebih serta semakin tidak sedikit variasinya, Lara sekarang tidak sedikit mempunyai peralatan baru utk membantunya memanjat tebing curam & melintasi hambatan yg membutuhkan koordinasi & kecepatan jemari gamer.

Di Rise of the Tomb Raider, gamer waktu ini akan laksanakan side quest, tetapi butuh didapati,sekian banyak misi justru membutuhkan gadget maupun peralatan yg mumpuni, semisalnya waktu mau menemukan koin emas buat dikembalikan ke NPC yg memberikan misi, Lara mesti mempunyai panah bersama bom napalm utk menghancurkan barikade kayu yg menghalangi akses masuk ke gua.

Yang Merupakan saran, dapat lebih baik jikalau gamer pula meluangkan diwaktu utk mencari recources juga weapon parts yg tersembunyi di sekitarnya, walau feature fast travel dapat dapat bermanfaat utk mencari ulang di map pada awal mulanya. Tapi bakal lebih efisien bila gamer akan mengoptimalkan saat main di satu map tertentu utk mencari item juga recources utk menciptakan ammo bag dgn kapasitas lebih gede atau crafting senjata baru.

Eits, namun gamer pasti butuh ekstra hati-hati diwaktu lakukan eksplorasi, terutama waktu berjumpa AI musuh, bagi gamer yg gemar beraksi memanfaatkan senjata api sanggup serentak berhadapan dgn musuh dengan cara frontal.

Sebaliknya, bila Kamu yakni gamer yg senang main-main stealth atau dengan cara diam-diam, pun diberikan pilihan utk melumpuhkan musuh bersama berbagai trik efektif. Sejak Mulai dari memanah scout di atas menara sampai bomb takedown yg dipasang di tubuh musuh sbg perangkap bagi musuh yg sedang patroli & ada banyak trick yang lain. Pokoknya seru!

Animasi wajah karakter — terutama sang protagonis — mengalami peningkatan pass signifikan utamanya dari sisi ekspresi & pergerakan karakter yg waktu ini lebih luwes & ekspresif. Meskipun demikian, performa grafis ketika cut scene di sekian banyak bidang masihlah ditemui drop frame rate meskipun tak mempengaruhi dengan cara signifikan gameplay nya.

Juga Sebagai Petualangan game, Rise of The Tomb Raider menawari paket komplet bagi pecinta game adventure. Environtment yg disajikan waktu ini lebih luas & jadi ‘taman bermain’ yg seru & komplit.

Walau demikian, tapi sayang mode multiplayer sekarang ditiadakan & menggantinya bersama Expedition mode, di mode ini serta tak demikian menarik buat berlama-lama dimainkan, lantaran kita cuma mengulang chapter/mission yg telah dimainkan di story mode tetapi bersama tantangan ekstra. Menariknya, terhadap mode ini gamer dikenalkan bersama system kartu packs yg sanggup dibeli dgn koin yg didapat disaat main single player.

Mesti dipercaya pun, system crafting yg baru amat sangat memudahkan gamer diwaktu berhadapan dgn musuh. Faktor barunya diformulasikan dgn apik tidak dengan menghilangkan esensi gameplay yg telah ciamik di game diawal mulanya. Rise of The Tomb Raider telah sedia di Steam & ada disc 10% buat pembelian lewat Microsoft Store yg berlaku sampai 6 Pebruari 2016.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY